Terkait pelaksanaan Sulut Expo 2019 yang berlangsung dari tanggal 26-29 September 2019 ini ada berbagai tema setiap harinya. Tema acara pada hari pertama “Kearifan Lokal” berbagai pertunjukan seni budaya Sulut ditampilkan di Smesco Exhibition. Selain itu digelar Investor Gathering & Digital Economy in North Sulawesi” dan promosi kabupaten dan kota di Sulut.

Pada hari kedua, Sulut Expo 2019 mengusung tema “Wawasan Nasional” yang menampilkan potensi berbagai daerah di Sulut.

Hari ketiga, Sabtu 28 September 2019 dengan tema “Akses Global” diramaikan dengan berbagai kegiatan seperti donor darah, lomba kreasi poco-poco, pagelaran fesyen batik Sulut, pentas seni budaya, serta promosi sejumlah daerah di Sulut.

Hari terakhir Sulut Expo 2019 menjadi ujung rangkaian Expo digelar “Travel Exhibition dan malam puncak Sulut Expo 2019”. Pada hari terakhir juga dilakukan penandatanganan MoU investasi rumah sakit dan berbagai perusahaan lainnya dengan nilai total Rp. 6 triliun.

Selama pelaksanaan Sulut Expo 2019 berbagai pentas seni dan hiburan digelar dengan menghadirkan sejumlah penyanyi terkenal seperti Ruth Sahanaya, Conny Mamahit, Mikha Tambajong dan lainnya.

Dari sisi seni budaya, Sulut memiliki berbagai kekayaan seni budaya tradisi Sulut, yang juga ditampilkan pada Sulut Expo diantaranya maengket, masamper dan kabela.

Penutupan Sulut Expo 2019 turut dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Wakil Ketua TP PKK Sulut Kartika Devi Kandouw-Tanos, Sekdaprov Edwin Silangen, Ketua DWP Sulut Ivone Silangen-Lombok, Ketua Panitia Sulut Expo 2019 yang juga Asisten Administrasi Umum Gammy Kawatu, jajaran Garuda Indonesia dan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut. (*/JM)